Sistem Politik Indonesia

Published Januari 11, 2011 by mirantyas

Ini tugas aku di semester berapa ya? Hehe.. Sampe lupa judulnya apa. Yang jelas ini tugas dari mata kuliah Sistem Politik Indonesia, ya biasa biasa aja sih ngga se’Keren tulisan penulis artikel sungguhan yang udah jadi pengamat politik.

1.    Jelaskan secara singkat tentang perbedaan sistem politik dengan sistem pemerintahan!

Jawab:

Sistem pemerintahan merupakan rangkaian yang mempelajari lembaga-lembaga politik formal yang diatur di dalam konstitusi dengan kata lain sistem pemerintahan mempelajari tentang suprastruktur politik, sedangkan sistem politik merupakan seperangkat kebijakan yang mempelajari lembaga-lembaga politik yang tidak diatur di dalam konstitusi tetapi berpengaruh di dalam praktek penyelenggaraan poltik suatu negara. Dengan kata lain mempelajari infrastruktur politik.

Sumber:

Catatan kuliah Sistem Politik Indonesia

2.    Mengapa sampai saat ini Ilmu Politik belum bisa disatukan dalam satu definisi:

Hal ini lebih disebabkan oleh adanya cara pandang para ahli politik yang berbeda-beda. Perbedaan ini menurut Miriam Budiardjo, dapat dibedakan kedalam beberapa konsep yang meliputi:

a). Negara (State)

negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan yang ditaati oleh rakyatnya. Menurut Roger F. Soltau, dalam Introduction to Politics:

“Ilmu Politik adalah mempelajari negara, tujuan-tujuan negara dan lembaga-lembaga yang akan melaksanakan tujuan itu; hubungan antara negara dengan warga negaranya serta denga negara-negara lain”.

J. Barents, Ilmu Politik adalah lmu yang mempelajari kehidupan negara yang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat; “Ilmu politik itu mempelajari negara-negara itu melakukan tugas-tugasnnya”

b). Kekuasaan (Power)

Kekuasaan adalahkemampuan seseorang atau suatu kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan dari pemegang kekuasaan. Harold D. Laswell dan A. Kaplan dalam power and society mengemukakan “ Ilmu politik adalah mempelajari pembentukan dan pembagian kekuasaan”

Deliar Noer, mengatakan “Ilmu Politik adalah memusatkan perhatian pada masalah kekuasaan dalam kehidupan bersama atau masyarakat.

c). Pengambilan keputusan (Decision Making)

Keputusan (Decision) adalah membuat pilihan diantara beberapa alternatif. Aspek keputusan banyak menyangkut soal pembagian yang oleh Harold D. Lasswell, dirumuskan sebagai: “Who gets What, When, How”. Sedang menurut Joyce Mitchel dalam bukunya “Political Analysis and Public Policy”, bahwa “Politik adalah pengambilan keputusan kolektif atau pembuatan kebijakan umum untuk masyarakat seluruhnya”. Lain lagi dengan Karl W. Deutsch yang mengatakan bahwa “politi adalah pengambilan keputusan melalui sarana umum”

d). Kebijaksanaan (Policy)

Menurut Hoogerwerf, kebijakan umum, dalah membangun masyarakat secara terarah melalui pemakaian kekuasaan, sedangkan menurut David Eston, “Ilmu politik adalah studi mengenai trbentuknya kebijakan umum”

e). Pembagian (Distribution)

Adalah pembagian dari nilai-nilai (values) dalam masyarakat. Harold D. Laswell, dalam bukunya Who Gets What, When and How; “ Politik adalah masalah siapa mendapat apa, kapan, dan bagaimana.

Sumber:

http://pksm.mercubuana.ac.id/new/elearning/files_modul/94018-1-849228109408.doc

3.    Sebut dan jelaskan ciri atau karakter dari sistem politik yang anda ketahui!

Jawab:

Menurut Grabiel A. Almond, sistem politik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

a).   Semua sistem politik pasti mempunyai struktur politik. Dengan suatu pengertian bahwa di dalam masyarakat yang paling sederhana pun, sistem politik dari masyarakat tersebut mempunyai tipe struktur politik yang terdapat di dalam masyarakat yang paling komplek. Tiap-tiap struktur politik dapat diperbandingkan satu dengan yang lainnya menurut tingkat dan bentuk strukturnya.

b).   semuasistem politik baik yang sudah modern maupun yang masih primitif, menjalankan fungsi yang sama walaupun frekuensinya berbeda-beda yang disebabkan oleh karena perbedaan struktur. Demikian pula dapat diperbandingkan bagaimanakah fungsi-fungsi dari sistem-sistem politik itu dijalankan dan bagaimana pula cara/gaya melaksanakannya

c).   semua struktur politik, baik yang terdaapat di dalam masyarakat yang sudah modern maupun yang terdapat di dalam masyaarakat yang masih primitif, betapapun terspesialisasikan tetap mempunyai sifat multi fungsional (menjalankan beberapa/banyak fungsi). Sistem politik dapat dibandingkan menurut tingkat kekhususan fungsi di dalam struktur itu.

d).   Semua sistem politik adalah merupakan sistem “campuran” apabila dipandang dari pengertian kebudayaan. Dalam pengertian yang rasional tidak ada struktur dan kebudayaan yang semuanya modern dan dalam pengertian yang tradisional tidak semuanya primitif. Perbedaan yang ada hanya bersifat relatif saja, dan keduanya (hal yang ersifat modrn dan tradisional) bercampur satu dengan yang lainnya.

Sumber:

Haryanto, Drs., “Sistem Politik : Suatu Pengantar”, Liberty, Yogyakarta, 1982.

One comment on “Sistem Politik Indonesia

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: